NAMA : ANISAH
KELAS : 1EA27
NPM : 11214299
NPM : 11214299
MATA KULIAH : ILMU BUDAYA DASAR
PENGERTIAN DAN TUJUAN, SERTA RUANG
LINGKUP ILMU BUDAYA DASAR
1. Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Ilmu budaya dasar tentu berbeda dengan pengetahuan
budaya. Pengetahuan budaya disini yaitu mengkaji manusia sebagai mahluk
berbudaya dalam masalah nilai-nilai manusia (homo humanus).
Sedangkan ilmu budaya dasar adalah pengetahuan
dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk
mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Menurut Prof Dr. Harsya Bactiar mengemukakan bahwa
ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
1. Ilmu-ilmu
Alamiah ( natural scince )
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan
mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk
mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum
yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk
menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas
dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100% benar dan 100% salah.
Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain astronomi, fisika, kimia,
biologi, kedokteran, mekanika.
2. Ilmu-ilmu
Sosial ( social scince )
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk
mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia.
Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu
alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100% benar, hanya mendekati kebenaran.
Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat
berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu
ekonomi, sosiologi, politik, demografi, antropologi sosial, sosiologi hukum,
dan sebagainya.
3.
Pengetahuan Budaya ( the humanities )
Pengetahuan Budaya bertujuan untuk
memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk
mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan
kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities)
dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan
filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding
keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dan lain-lain.
Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan
dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep
yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan
perkataan lain, Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang
berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan
pemikiran serta kepekaan dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu Budaya Dasar berbeda dengan
pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut basic
humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah the
humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai
mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang
budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang
konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
budaya.
2. Tujuan Ilmu Budaya Dasar
·
Ilmu budaya
dasar bertujuan untuk mengenal dirinya sendiri lebih dalam maupun orang lain
yang ia kenal luarnya saja
·
Mengenal
perilaku diri sendiri maupun perilaku orang lain
·
Untuk
pergaulan hidup dimasyarakat luas
·
Tidak
terjerumus ke sifat-sifat kedaerahan dan sifat-sifat kekotaan
·
Memiliku
pemikiran dan penglihatan yang jelas serta yang mendasar serta menghargai
budaya yang ada disekitarnya dan ikut melestarikan budaya nenek moyang leluhur
kita
·
Peka
terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta prilaku dan ketentuan manusia
yang diciptakannya.
Diharapkan seseorang yang
mempelajari ilmu budaya dasar ini dapat membangun minat dan kebiasaan tentang
sesuatu yang terjadi sekitar lingkunannya dan dimana saja, menelan apa yang ia
kerjakaan dan mengapa ia lakukan. Dan harapan orang yang mempelajari ini dapat
memiliki keberanian moral untuk mempertanggung jawabkan nilai-nilai yang ia
pertahankan dan dapat menerimanya.
3. Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Dua masalah pokok yang dipakai
sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar.
Kedua masalah pokok ialah:
a.
Aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan
budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya, baik dari
segi masing-masing keahlian (disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun
secara gabungan (antar bidang )berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
b.
Hakekat manusia yang satu (universal), namun banyak perbedaan- perbedaan
antara manusia yang satu dengan yang lainnya. Keanekaragaman tersebut terbentuk
akibat adanya perbedaan ruang, tempat, waktu, proses adaptasi, keadaan sosial
budaya, lingkungan alam, dimana terwujud dalam berbagai bentuk ekspresi
seperti: ungkapan, pikiran, dan perasaan, tingkah laku, dan hasil kelakuan
mereka.
4.
Contoh Budaya di Indonesia
Rumah adat
·
Aceh:
·
Jakarta:
Rumah Kebaya (Rumah
Bapang) dan Rumah Gudang
Upacara Adat
Upacara adat merupakan suatu bentuk tradisi
yang bersifat turun-temurun yang dilaksanakan secara teratur dan tertib menurut
adat kebiasaan masyarakat
dalam bentuk suatu rangkaian aktivitas permohonan sebagai ungkapan rasa terima kasih.
Selain itu, upacara adat merupakan perwujudan dari sistem kepercayaan
masyarakat yang mempunyai nilai-nilai universal,
bernilai sakral, suci, relijius, dilakukan secara turun-temurun serta menjadi
kekayaan kebudayaan
nasional.
Unsur-unsur dalam upacara adat meliputi: tempat
upacara, waktu pelaksanaan, benda-benda/peralatan dan pelaku upacara yang
meliputi pemimpin dan peserta upacara.
Jenis-jenis upacara adat di Indonesia
antara lain: Upacara kelahiran, perkawinan, kematian, penguburan, pemujaan, pengukuhan kepala suku dan
sebagainya.
Beberapa upacara adat tradisional yang dilaksanakan
masyarakat antara lain:
Sumatera
- Peucicap di Aceh
- Peusijuek dapu di Aceh
- Peutron Aneuk di Aceh
- Tabuik di Sumatera Barat
- Balimau di Sumatera Barat
- Makan bajamba di Sumatera Barat
- Tepuk tepung tawar di Kepulauan Riau
Jawa
- Seren taun di Jawa Barat
- Mitoni, tedak siti, ruwatan, kenduri, grebegan di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur
- Dugderan oleh masyarakat Semarang
- Kasodo oleh masyarakat Tengger
Kalimantan
- Ritual tiwah masyarakat Dayak Kalimantan Tengah
- Aruh baharin di Kalimantan Selatan
Sulawesi
- Mapasilaga tedong suku Toraja
- Rambu solo suku Toraja
Nusa
Tenggara
- Ngaben di Bali
- Nelu bulanin di Bali
- Pasola sumba di Pulau Sumba
Tarian
Tarian Indonesia mencerminkan kekayaan dan
keanekaragaman suku bangsa dan budaya Indonesia. Terdapat lebih dari 700 suku
bangsa di Indonesia: dapat terlihat dari akar budaya bangsa Austronesia
dan Melanesia,
dipengaruhi oleh berbagai budaya dari negeri tetangga di Asia bahkan pengaruh barat
yang diserap melalui kolonialisasi. Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki
berbagai tarian khasnya sendiri; Di Indonesia terdapat lebih dari 3000 tarian
asli Indonesia. Tradisi kuno tarian dan drama dilestarikan di
berbagai sanggar
dan sekolah seni tari yang dilindungi oleh pihak keraton atau akademi seni yang
dijalankan pemerintah.
Untuk keperluan penggolongan, seni tari di Indonesia
dapat digolongkan ke dalam berbagai kategori. Dalam kategori sejarah,
seni tari Indonesia dapat dibagi ke dalam tiga era: era kesukuan prasejarah,
era Hindu-Buddha, dan era
Islam.
Berdasarkan pelindung dan pendukungnya, dapat terbagi dalam dua kelompok, tari keraton
(tari istana) yang didukung kaum bangsawan,
dan tari rakyat yang tumbuh dari rakyat kebanyakan. Berdasarkan tradisinya,
tarian Indonesia dibagi dalam dua kelompok; tari tradisional dan tari kontemporer.
Lagu
Lagu daerah atau musik daerah atau lagu kedaerahan,
adalah lagu
atau musik
yang berasal dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik
oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu
daerah ini tidak diketahui lagi alias noname.
Lagu kedaerahan mirip dengan lagu
kebangsaan, namun statusnya hanya bersifat kedaerahan saja. Lagu
kedaerahan biasanya memiliki lirik sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing
seperti Manuk Dadali
dari Jawa Barat
dan Rasa Sayange
dari Maluku.
Selain lagu daerah, Indonesia juga memiliki beberapa
lagu nasional atau lagu patriotik yang dijadikan sebagai lagu penyemangat bagi
para pejuang pada masa perang kemerdekaan.
Perbedaan antara lagu kebangsaan
dengan lagu patriotik adalah bahwa lagu kebangsaan ditetapkan secara resmi
menjadi simbol suatu bangsa. Selain itu, lagu kebangsaan biasanya merupakan
satu-satunya lagu resmi suatu negara atau daerah yang menjadi ciri khasnya.
Lagu Kebangsaan Indonesia adalah Indonesia
Raya yang diciptakan oleh Wage Rudolf Soepratman.
Musik
Identitas musik Indonesia mulai
terbentuk ketika budaya Zaman Perunggu bermigrasi ke Nusantara pada
abad ketiga dan kedua Sebelum Masehi. Musik-musik suku tradisional Indonesia
umumnya menggunakan instrumen perkusi, terutama gendang
dan gong.
Beberapa berkembang menjadi musik yang rumit dan berbeda-beda, seperti alat
musik petik sasando
dari Pulau Rote,
angklung
dari Jawa Barat,
dan musik orkestra gamelan yang kompleks dari Jawa dan Bali
Musik di Indonesia
sangat beragam dikarenakan oleh suku-suku di Indonesia yang
bermacam-macam, sehingga boleh dikatakan seluruh 17.508 pulaunya memiliki
budaya dan seninya sendiri.[3]
Indonesia memiliki ribuan jenis musik, kadang-kadang diikuti dengan tarian dan
pentas. Musik tradisional yang paling banyak digemari
adalah gamelan,
angklung
dan keroncong,
sementara musik modern adalah pop
dan dangdut.
Seni Gambar
Pakaian Adat
Berikut adalah daftar pakaian adat di Indonesia:
- Aceh
- Sumatera Utara:
- Ulos
- Suri-suri
- Gotong
- Gara Gara/Beka buluh
- Baru Oholu dan Õröba Si’öli (Nias)
- Sumatera Barat (Minang):
- Riau/Jambi (Melayu):
- Kepulauan Riau (Melayu)
- Baju kurung keke
- Cekak musang
- Baju gunting Cina
- Kain cual Anambas
- Kebaya labuh
- Sunting Melayu
- Tanjak
- Teluk belanga
- Tudung manto
- Bangka Belitung
- Sumatera Selatan:
- Lampung:
Seni Suara
Seni Sastra
Sastra Indonesia adalah sebuah
istilah yang melingkupi berbagai macam karya sastra di Asia Tenggara.
Istilah "Indonesia" sendiri mempunyai arti yang saling melengkapi
terutama dalam cakupan geografi dan sejarah poltik di wilayah tersebut.
Sastra Indonesia sendiri dapat
merujuk pada sastra yang dibuat di wilayah Kepulauan Indonesia. Sering juga secara luas
dirujuk kepada sastra yang bahasa akarnya berdasarkan Bahasa Melayu
(dimana bahasa Indonesia adalah satu turunannya).
Dengan pengertian kedua maka sastra ini dapat juga diartikan sebagai sastra
yang dibuat di wilayah Melayu (selain Indonesia, terdapat juga beberapa negara
berbahasa Melayu seperti Malaysia dan Brunei), demikian pula bangsa Melayu
yang tinggal di Singapura.
Alasan mengapa
memlih jurusan manajeman:
1.
Saya punya suka dunia management dan saya merasa mempunyai
bakat dan fasion saya dalam dunia management .
2.
Saya ingin melanjutkan program studi di
SMK saya yang berbasic Mangajement bisnis .
3.
Saya ingin menjadi Manager Pemasaran.
4.
Saya ingin jadi seorang pengusaha Atau
wirausaha jadi saya harus paham ilmu manjemen untuk membuat usaha yang saya
jalankan sukses .
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar